DIY Scar Cream

on


Bulan Januari kemarin saya harus masuk ruang operasi untuk mengangkat kista Endometriosis,  singkat cerita operasi itu meninggalkan bekas luka yang jelek, karena lukanya sendiri mengalami infeksi. Ada satu titik dimana luka tersebut membwntuk jaringan keloid,  sehingga terlihat menonjol, besar dan merah. Kemudian karena bosan saya membuat body lotion untuk ingrown hair di kaki. Iseng saya olesin juga lotion di area bekas operasi terutama bagian keloidnya. Setelah beberapa kali pemakaian yang tidak teratur, karena awalnya coba coba saja,  keloidnya menjadi mengecil,  tidak merah dan menjadi rata. Lotion ini saya buat sesimple mungkin,  karena pada saat buatnya kondisi saya belum fit,  badan belum bisa tegak dll. 

Lotion ini juga dibuat tanpa alat ukur/timbangan yang layak,  lebih ke kira-kira saja. (Karena badan belum fit) 

Ini adalah resep dari scar lotion yang saya buat:

– 2 sdm refined shea butter

1 sdm green tea extract 

– 5 sdm hydrogen water

2 sdt IPM

– 10 tetes trace mineral

3 tetes Frankincense EO

Semua dicampur menjadi satu kecuali trace mineral dan EO,  kemudian diaduk sampai menyatu,  setelah itu tambahkan trace mineral dan EO. 

Kenapa lotion ini bisa efektif mengurangi ukuran dan meratakan keloid, menurut saya yang bukan dokter dan bukan ahli juga adalah karena bekas luka saya masih baru, jadi lebih mudah diobati, ketika awal-awal lukanya mengering kadang saya kasih serum hyaluronic acid (saya pakai kalau serumnya ada dalam jangkauan tangan, jahitan bekas operasi di perut saya bentuknya vertical dan horizontal seperti huruf T terbalik,  dan yang vertical itu infeksi jahitannya lepas jadi kulitnya terbuka, bernanah, pokoknya bikin stress dan sakit). 

Shea butter fungsinya untuk melembabkan,  dan katanya yang saya baca di google luka itu harus dalam kondisi lembab (CMIIW) untuk menghidari bekas luka yang parah.

Lotion ini juga mengandung Frankincense EO yang bagus untuk mengobati luka dll. Lotion ini bisa mengecilkan dan meratakan keloid,  untuk bisa tahu apakah bisa memudarkan warnanya only time will tell, karena lotion ini tidak mengandung  pemutih juga jadi tidak berharap terlalu banyak.  

Lotion ini dioleskan ketika luka sudah kering, jangan di oleskan pada luka yang masih basah/mengeluarkan cairan. 

Bekas operasi saya,  sampai saat saya menulis blog ini,  masih ada beberapa titik yang mengeluarkan nanah,  tapi hanya sedikit.  Biasanya nanahnya saya pencet sampai keluar semuanya,  di lap pakai kapas dan air agak panas (bukan hangat hangat kuku), setelah itu saya oleskan.  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s